Tingginya konsumsi gula berlebih di kalangan mahasiswa meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, seperti obesitas dan diabetes melitus. Rendahnya kesadaran mahasiswa terhadap dampak konsumsi gula mendorong perlunya media edukasi yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan menghasilkan film pendek Simanis Mematikan sebagai media kampanye sosial untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya konsumsi gula berlebih. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Film diproduksi dengan pendekatan drama berdurasi 8 menit 7 detik dan dievaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test berbasis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film berhasil diproduksi sesuai tahapan MDLC dan efektif sebagai media kampanye sosial. Nilai rata-rata (mean) responden meningkat dari 28,37 pada pre-test menjadi 43,24 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 14,88 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa film pendek Simanis Mematikan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya konsumsi gula berlebih, sehingga berpotensi menjadi media edukasi yang efektif dalam mendukung kampanye kesehatan.
Copyrights © 2026