Abstrak: Pelaku UMKM anggota Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung menghadapi kendala dalam etika bisnis Islam, legalitas usaha, dan kesiapan administratif sertifikasi halal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM dalam memahami etika bisnis Islam, menyusun dasar kerja sama usaha, serta menyiapkan pengajuan awal sertifikasi halal melalui SIHALAL. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan partisipatif pada 21-22 Mei 2026 bersama 10 tenant terpilih, didukung Tim Pusat Halal dan Inkubator Bisnis Halal Universitas Islam Bandung. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pre-test dan post-test dengan 15 butir pertanyaan, observasi, dan pencatatan status pengajuan. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan skor pemahaman peserta, terdampinginya seluruh tenant hingga tahap pengajuan awal SIHALAL, serta teridentifikasinya kebutuhan pendampingan lanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 85,0 menjadi 95,4 (10,4 poin). Seluruh tenant didampingi sampai tahap pengajuan awal/proses SIHALAL, sedangkan lima tenant tanpa NIB memperoleh pendampingan legalitas dasar. Penerbitan sertifikat halal dan pembentukan kader halal internal masih memerlukan pendampingan lanjutan.Abstract: MSMEs affiliated with Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) in Bandung Regency face challenges in Islamic business ethics, business legality, and administrative readiness for halal certification. This program aimed to strengthen MSME capacity to understand Islamic business ethics, prepare basic partnership documents, and complete initial halal certification submissions through SIHALAL. The method employed participatory training and mentoring on May 21-22, 2026, involving 10 selected tenants and supported by the Halal Center and Halal Business Incubator of Universitas Islam Bandung. Descriptive evaluation used a 15 item pre-test and post-test, observation, and submission monitoring. Success indicators included improved participant comprehension scores, assistance of all tenants up to the initial submission stage in SIHALAL, and identification of further mentoring needs. Results showed an average score increase from 85.0 to 95.4 (10.4 points). All tenants were assisted up to the initial submission/process stage in SIHALAL, while five tenants without a Business Identification Number received basic legality assistance. Halal certificate issuance and internal halal cadre formation require further mentoring.
Copyrights © 2026