Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi jagung giling dengan tepung kulit pisang hasil fermentasi (KPF) dalam pakan konsentrat yang diberi imbuhan Zn biokompleks terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar serta serat kasar sapi Bali jantan penggemukan. Materi penelitian berupa 12 ekor sapi Bali jantan penggemukan berumur 1-1,5 tahun dengan bobot badan awal 130,5-173,5 kg (KV = 7,8%). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan terdiri atas P0: hijauan 70% + konsentrat 30% tanpa substitusi jagung giling; P1: hijauan 70% + konsentrat 30% dengan substitusi jagung giling oleh KPF sebesar 25%; P2: substitusi 50%; dan P3: substitusi 75%. Seluruh perlakuan mendapat imbuhan Zn biokompleks dengan dosis yang sama sebesar 65 mg. Variabel yang diukur adalah konsumsi dan kecernaan protein kasar serta serat kasar. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi protein kasar (P0 496,29; P1 522,87; P2 502,53; P3 497,37 g/ekor/hari), konsumsi serat kasar (1039,02; 1051,42; 1006,13; 1003,66 g/ekor/hari), kecernaan protein kasar (66,99; 71,29; 70,53; 65,69%), maupun kecernaan serat kasar (64,31; 66,51; 65,86; 66,34%). Disimpulkan bahwa substitusi jagung giling dengan KPF hingga 75% dalam konsentrat memberikan respons yang relatif sama terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar serta serat kasar sapi Bali jantan penggemukan yang mendapat pakan basal rumput alam dan imbuhan Zn biokompleks yang sama.
Copyrights © 2026