Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan pejabat serta staf yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dan operasional SIPD. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD telah diimplementasikan dalam siklus pengelolaan keuangan yang meliputi perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, serta telah meningkatkan integrasi data, ketertiban administrasi, keterlacakan transaksi, efisiensi pelaporan, transparansi, dan akuntabilitas. Implementasi SIPD didukung oleh regulasi pemerintah, komitmen pimpinan, kompetensi pegawai, infrastruktur teknologi, pelatihan, dan koordinasi antarinstansi, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan server, koneksi internet yang tidak stabil, akses sistem yang lambat, pembaruan sistem, adaptasi pengguna, dan kesalahan input data. Kendala tersebut diatasi melalui koordinasi teknis, pelatihan, pengembangan kompetensi, koordinasi internal, dan verifikasi data secara berkala. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan pengguna secara berkelanjutan, serta dukungan teknis yang responsif untuk mengoptimalkan implementasi SIPD, serta memberikan kontribusi empiris orisinal yang menunjukkan bahwa efektivitas SIPD bergantung pada interaksi antara kualitas sistem, sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur, dan dukungan organisasi.
Copyrights © 2026