Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial, aksesibilitas, dan daya tarik wisata terhadap minat berkunjung Generasi Z ke objek wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian adalah wisatawan Generasi Z yang berkunjung ke Telaga Sarangan dan dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung (t = 4,363; p < 0,001), sedangkan aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan (t = 1,682; p = 0,095). Daya tarik wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung (t = 5,579; p < 0,001) serta menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Secara simultan, media sosial, aksesibilitas, dan daya tarik wisata berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung Generasi Z (F = 397,896; p < 0,001) dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,909, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 90,9% variasi minat berkunjung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan minat berkunjung Generasi Z ke Telaga Sarangan lebih dipengaruhi oleh daya tarik destinasi dan efektivitas promosi melalui media sosial dibandingkan faktor aksesibilitas. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengelola destinasi dan pemerintah daerah untuk memperkuat strategi pemasaran digital serta meningkatkan kualitas dan keunikan daya tarik wisata guna menarik lebih banyak wisatawan Generasi Z.
Copyrights © 2026