Jurnal Agrotan
Vol. 8 No. 1 (2022): Maret 2022

Perkecambahan Biji Kopi Sigarar Ateng Setelah Aplikasi PGPR dari Dua Jenis Akar Bambu

Anna Muawwana (Unknown)
Amanda Patappari Firmansyah (Unismuh Makassar)
Kasifah . (Unismuh Makassar)



Article Info

Publish Date
22 Mar 2022

Abstract

Budidaya tanaman kopi memiliki kendala dengan perkecambahan biji yang membutuhkan waktu yang relatif lama. Plant Growth Promoting Rhizobacteri (PGPR) berperan dalam menghasilkan fitohormon yang bisa digunakan sebagai zat pengatur tumbuh, khususnya dalam mempercepat pembelahan sel-sel titik tumbuh dan perpanjangan akar. PGPR dapat ditemukan pada daerah perakaran tanaman seperti bambu. Tujuan penelitian ini adalah menguji PGPR yang berasal dari dua jenis bambu terhadap perkecambahan biji kopi varietas sigarar utang. Penelitian dilakukan dengan membuat biang PGPR dan mencampurkannya dengan bahan tambahan berupa aquades, dedak halus, gula, terasi dan kapur. Setelah tercampur larutan difermentasikan selama 14hari dan diaplikasikan ke biji kopi dengan konsentrasi 0ml/lt (P0), 10ml/lt (P1), 20ml/lt (P2), dan 30ml/lt (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PGPR membuat perkecambahan biji kopi mendekati optimal dengan nilai 94% dan laju perkecambahan tercepat yakni 6HST (Hari Setelah Tanam).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agrotan

Publisher

Subject

Description

Jurnal Agrotan diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros. Isi jurnal mencakup bidang keilmuan Agroteknologi meliputi Budidaya Tanaman, Pemuliaan Tanaman,Ilmu Benih, Agronomi, Hortikultura, Hama Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah, Bioteknologi ...