Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta

Skala Dermatoporosis dan Skala Braden sebagai Prediktor Kualitas Hidup pada Lansia

Steve Geraldo Bustam (Universitas Tarumanagara)
Diana Dinali (Universitas Tarumanagara)
Muhammad Fikri Dzakwan (Universitas Tarumanagara)
Alexander Halim Santoso (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Pendahuluan: Kualitas hidup lansia merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan populasi usia lanjut dan dipengaruhi oleh berbagai perubahan fisik serta fungsional akibat proses penuaan. Dermatoporosis dan risiko ulkus dekubitus merupakan permasalahan klinis yang berpotensi menurunkan kualitas hidup lansia. Dermatoporosis adalah sindrom kerapuhan kulit kronis yang dapat dinilai menggunakan skala dermatoporosis, sedangkan risiko ulkus dekubitus dapat dinilai dengan skala BRADEN. Keduanya berpotensi menjadi parameter klinis sederhana yang berkaitan dengan kualitas hidup lansia. Tujuan: Menganalisis hubungan dermatoporosis dan ulkus dekubitus terhadap kualitas hidup lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 82 lansia di Panti Werdha Bina Bhakti yang memiliki data lengkap mengenai dermatoporosis, skala BRADEN, kualitas hidup (WHOQOL), usia, dan jenis kelamin. Analisis dilakukan secara deskriptif, bivariat, dan regresi linear berganda dengan skor WHOQOL sebagai variabel dependen. Hasil: Model regresi yang melibatkan dermatoporosis, skala BRADEN, usia, dan jenis kelamin secara simultan berhubungan bermakna dengan kualitas hidup lansia (R² = 0,594; adjusted R² = 0,573; p < 0,001). Secara parsial, skala dermatoporosis berhubungan negatif bermakna dengan kualitas hidup (B = -0,928; β = -0,250; p = 0,007), sedangkan skala BRADEN berhubungan positif bermakna dan menjadi prediktor terkuat (B = 2,634; β = 0,610; p < 0,001). Usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan bermakna. Simpulan: Semakin berat dermatoporosis, semakin rendah kualitas hidup lansia, sedangkan semakin baik skor BRADEN, semakin baik kualitas hidup lansia. Kedua variabel ini berpotensi digunakan sebagai penanda klinis sederhana untuk mengidentifikasi lansia dengan kualitas hidup rendah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

semnasfik

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah ...