Journal Computer Science and Applied Technology
Vol. 1 No. 2 (2023): J-CSAT - Agusutus

PENERAPAN METODE AHP PADA PENENTUAN PRIORITAS PROYEK AIR BERSIH DI KABUPATEN ASAHAN

Dewi Aulia (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal)
Iqbal Kamil Siregar (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal)
Nurkarim Nehe (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2023

Abstract

Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten dari 33 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Sebagian Besar Wilayah di Kabupaten Asahan merupakan wilayah perkebunan dan pesisir yang sebagian masyarakatnya bekerja sebagai petani dan nelayan. Di wilayah Pesisir masih tertinggal karena letaknya yang jauh dari perkotaan sehingga kurang diperhatikan oleh pemerintah, terutama mengenai air bersih. Air bersih di wilayah tersebut bisa di bilang tidak layak untuk digunakan. Sehingga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih baik itu untuk diminum, menyuci dan mandi. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan program peningkatan prasarana dan sarana air bersih seperti membuat sumur bor dan pengalokasiam air sungai, agar tetap dapat memberikan pelayanan yang optimal terhadap air bersih memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah maupun sosial budaya kehidupan masyarakat. Karena banyaknya daerah yang membutuhkan air bersih maka membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Asahan  harus memilih lagi daerah mana yang harus menjadi prioritas air bersih. Dengan mempertimbangkan hal tersebut maka perlu diterapkan penentuan skala prioritas yang dapat digunakan sebagai suatu acuan dalam penyusunan program proyek untuk tahun anggaran berikutnya. Penentuan skala prioritas air bersih tersebut harus melihat dari berbagai kriteria sehingga menghasilkan hasil yang akurat dan tepat. Adapun kriteria yang menjadi pertimbangan dalam penentuan prioritas air bersih ialah : Kondisi Air, Jumlah Penduduk, Potensi Ekonomi Daerah, Biaya, Tingkat Kepentingan. Akan tetapi pihak penentuan dalam hal ini yaitu pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Asahan masih mengalami kesulitan dalam menyeleksi prioritas air bersih yang ada di pesisir karena banyaknya daerah yang membutuhkan air bersih, selama ini penetuan masih berdasarkan musrembang dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sehingga memungkinkan hasil kurang akurat dan kurang tepat sasaran serta terjadinya kesalahan dalam penentuan air bersih yang harus diutamakan, sehingga diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat membantu dalam menentukan desa mana yang berhak didahulukan dalam prioritas proyek air bersih  Metode yang digunakan untuk sistem pendukung keputusan adalah Metode AHP.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

J-CSAT

Publisher

Subject

Description

Journal Computer Science and Applied Technolog (J-CSAT) adalah publikasi resmi dari lembaga PT Cahaya PenaTech. Jurnal ini terbuka untuk sarjana dan ahli di bidang ilmu komputer dan teknologi terapan dalam memberikan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan di bidang ilmu komputer. J-CSAT diterbitkan ...