Pemenuhan gizi bayi berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Kurangnya pengetahuan orang tua serta pengelolaan data gizi yang masih dilakukan secara manual di Posyandu Sidomukti menyebabkan proses diagnosis dan penyampaian informasi menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar diagnosis kebutuhan gizi bayi menggunakan metode Forward Chaining. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, kemudian diimplementasikan ke dalam sistem berbasis web. Metode Forward Chaining digunakan untuk melakukan inferensi berdasarkan gejala yang dipilih hingga menghasilkan rekomendasi kebutuhan gizi sesuai aturan pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu membantu tenaga kesehatan dan orang tua dalam mendiagnosis kebutuhan gizi bayi secara cepat, tepat, dan konsisten, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan data gizi di posyandu
Copyrights © 2025