Perkembangan teknologi informasi berbasis komputer telah memberikan kemudahan dalam proses pengambilan keputusan, khususnya pada pemilihan kader Posyandu teladan. Proses pemilihan yang masih dilakukan secara manual di Desa Pulau Rakyat menyebabkan penilaian bersifat subjektif dan kurang efisien karena banyaknya kriteria yang harus dipertimbangkan, seperti disiplin, masa kerja, sertifikat, tanggung jawab, dan Surat Keputusan (SK). Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam pemilihan kader Posyandu teladan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW digunakan untuk melakukan perhitungan berbobot terhadap setiap alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga menghasilkan peringkat yang lebih objektif dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SAW dapat membantu panitia dalam menentukan kader terbaik secara lebih cepat, sistematis, dan transparan dibandingkan metode manual. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses seleksi serta memotivasi kader untuk meningkatkan kinerja mereka dalam kegiatan Posyandu
Copyrights © 2025