ARSHI Veterinary Letters
Vol. 10 No. 1 (2026): ARSHI Veterinary Letters - February 2026

A Case Study Dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing pada kucing domestik dengan anemia, trombositopenia, dan mimisan

Zaki Abdul Aziz Mubaraq (Veterinary Professional Education, Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Brawijaya, Malang)
Shelly Kusumarini (Department of Parasitology, Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Brawijaya, Malang)
Shinta Ayu Phinnaka Purnama Dewi (Radhiyan Pet & Care Rawamangun, Jakarta)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2026

Abstract

Mikoplasmosis hemotropik kucing adalah penyakit yang ditularkan melalui vektor yang signifikan pada kucing, menyebabkan anemia dan penyakit sistemik. Seekor kucing domestik jantan berusia 3 tahun (3,9 kg) menunjukkan penurunan nafsu makan, gejala pernapasan, dan mimisan. Meskipun telah divaksinasi lengkap, pengendalian ektoparasit dan antelmintik tidak konsisten. Pemeriksaan menunjukkan skor kondisi tubuh 3/5, dehidrasi 7%, selaput lendir pucat, pengisian kapiler yang memanjang, hipertermia (40 °C), dan infestasi kutu. Hematologi menunjukkan leukopenia, limfopenia, granulositopenia, trombositopenia, dan anemia normositik normokromik. Tes FPV negatif. Apusan darah menunjukkan organisme yang sesuai dengan Mycoplasma spp. hemotropik. Kucing tersebut didiagnosis dengan dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing. Pengobatan meliputi doksisiklin (10 mg/kg PO setiap 24 jam), asam traneksamat (0,1 mL/kg IM), aminofilin (20 mg/kg PO), Ornipural (5 mL selama 5 hari), dan terapi suportif dengan vitamin B kompleks dan zat besi. Setelah 17 hari dirawat di rumah sakit, nafsu makan, aktivitas, dan parameter hematologi kucing membaik secara signifikan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

arshivetlett

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Veterinary

Description

ARSHI Veterinary Letters (ARSHI Vet Lett) (e-ISSN 2581-2416) is an open access, peer-reviewed, online journal that publishes original manuscript should be produced from latest scientific results which not last than 5 years in all areas of veterinary sciences. Manuscripts is written in Indonesian or ...