Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang banyak dialami oleh ibu hamil, yang berpotensi menimbulkan abortus, persalinan prematuritas, hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim, mudah terjadinya infeksi, pendarahan antepartum, dan lain sebagainya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia dalam kehamilan, diantaranya adalah umur dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Prambanan Yogyakarta. Desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel total sampling ibu hamil trimester 2 dan 3 yang memeriksakan diri di Puskesmas Prambanan Sleman pada Maret-Juni 2021. Jumlah sampel 169 ibu hamil dengan sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian ditemukan kejadian anemia sebanyak 52 responden (30,8%). Umur ibu hamil, sebagian besar tidak berisiko, yaitu 133 responden (78,7%). Paritas ibu hamil, sebagian besar tidak berisiko, yaitu 163 responden (96,4%). Umur tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia, dengan c2 sebesar 0,055 dan p sebesar 0,814 (p > 0,05). Paritas tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia, dengan c2 sebesar 0,000 dan p sebesar 1,000 (p > 0,05). Umur dan paritas tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia di Puskesmas Prambanan Yogyakarta. Peran kader kesehatan perlu ditingkatkan untuk memotivasi ibu hamil untuk mengikuti program kelas ibu, diharapkan akan terjadi perubahan perilaku terkait konsumsi tablet Fe baik pada ibu hamil dengan paritas dan umur berisiko maupun yang tidak berisiko.
Copyrights © 2023