Hipertensi merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya kenaikan tekanan darah secara terus menerus yang dapat memicu risiko penyakit jantung, ginjal, dan penyakit lainnya. Di Indonesia, prevalensi hipertensi di kalangan penduduk berusia 18 tahun ke atas menunjukkan angka yang cukup tinggi, yakni mencapai 30,8%. Obesitas merupakan salah satu faktor terjadinya hipertensi, terutama pada kelompok dewasa muda. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak perubahan gaya hidup terhadap pencegahan hipertensi pada pasien obesitas. Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur dengan sumber data yang tersedia melalui database Google Scholar, Garba Rujukan Digital, dan PubMed untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah disusun berdasarkan kerangka PICO. Hasil telaah menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup memiliki dampak dalam pencegahan hipertensi pada pasien obesitas. Faktor gaya hidup seperti pola makan tinggi lemak dan garam, rendahnya konsumsi buah dan sayur, kebiasaan makan cepat saji, stres psikososial, dan gangguan tidur terbukti berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Maka dari itu, dalam merancang intervensi pencegahan hipertensi pada pasien obesitas, penting untuk memperhatikan faktor psikososial, termasuk manajemen stres, dukungan sosial, serta edukasi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat.
Copyrights © 2025