Stres merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa, terutama mahasiswa semester akhir yang menghadapi berbagai tuntutan akademik dan psikososial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan literasi kesehatan mental, ketergantungan media sosial, tuntutan akademik, dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Pontianak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 69 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan mental (r=0,389; p=0,001), ketergantungan media sosial (r=0,589; p=0,000), tuntutan akademik (r=0,583; p=0,000), dan kualitas tidur (r=0,460; p=0,000) dengan tingkat stres. Seluruh variabel memiliki kekuatan hubungan kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan mental, ketergantungan media sosial, tuntutan akademik, dan kualitas tidur berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa semester akhir. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengelola faktor-faktor yang berkontribusi terhadap stres mahasiswa.
Copyrights © 2026