Dalam penelitian ini, ditemukan permasalahan terkait rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SD Negeri Salatiga 03. Yang mana hanya 55% dari 20 siswa yang mendapat nilai mencapai nilai KKTP. Selain itu, siswa masih salah dalam melafalkan huruf pada kata yang dibaca dan membaca kata pada suku kata kurang tepat. hal tersebut dikarenakan penggunaan model dan media pembelajaran yang kurang variatif dan masih klasikal. sehingga upaya yang digunakan peneliti dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan media flash card. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam II siklus dengan dua pertemuan disetiap siklusnya. setelah dilakukan penelitian, kemampuan membaca permulaan siswa mengalami peningkatan secara signifikan. hal tersebut dapat dilihat dari presentase pencapain nilai KKTP siswa yang mengalami peningkatan dari kondisi awal. Pada kondisi awal prasiklus hanya 11 dari 20 siswa yang mencapai nilai KKTP dengan presentase 55%, kemudian meningkat menjadi 13 siswa dengan presentase 65% pada siklus I, dan setelah dilakukannya siklus II presentase pecapaian KKTP mengalami peningkatan sebesar 25% sehingga pada siklus II menjadi 90% yang mana sebanyak 18 dari 20 siswa telah mencapai nilai KKTP pada membaca permulaan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dan media flash card secara efektif dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa di kelas 1 SD Negeri Salatiga 03.
Copyrights © 2024