Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pola konsumsi jajanan siswa sekolah dasar di Gugus I Kecamatan Plampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deksriptif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Plampang yang berjumlah 90 siswa yang terbagi dalam 4 SD. Metode pengumpulan data yaitu lembar observasi dan angket. Lembar observasi digunakan untuk memperoleh informasi tambahan dari yang telah diberikan responden yang digunakan untuk mengetahui kebiasaan jajan anak di sekolah, kondisi jajanan yang dijual di luar sekolah, sedangkan angket digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pola konsumsi jajanan siswa yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan tertutup dengan pengukuruan likert. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Data yang diperoleh melalui angket akan diolah dengan cara kuantitatif, sedangkan data yang diperoleh lembar observasi akan dijabarkan secara analisis dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pengetahuan jajanan siswa berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata nilai indeks sebesar 51,7; (2) Pola konsumsi jajanan siswa berada pada kategori setuju dengan nilai indeks sebesar 74; (3) Dampak pola konsumsi jajanan terhadap siswa berada pada kategori cukup baik dengan nilai indeks 43,6. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (1) siswa sudah cukup mampu memahami pengetahuan mengenai jajanan, baik itu definisi jajanan, jenis kemasan jajanan, bahaya jajanan serta dampak jajanan; (2) siswa lebih sering mengkonsumsi makanan siap saji, sebelum makan siswa terbiasa cuci tangan, mengecek kebersihan alat makan serta mengecek tanggal kadaluarsa; (3) siswa sudah cukup mampu memahami pengetahuan mengenai dampak jajanan. Kata kunci : Pengetahuan, Konsumsi, Jajanan, Sekolah Dasar.
Copyrights © 2024