Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya capaian hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 12 Metro Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang berbantuan media Kahoot terhadap hasil belajar IPAS peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment melalui desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 12 Metro Pusat tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 34 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel, dengan kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Kahoot memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS. Hal ini dibuktikan melalui uji independent sample t-test yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PBL berbantuan Kahoot efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 12 Metro Pusat tahun ajaran 2025/2026.
Copyrights © 2026