Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Fear of Missing Out (FoMO) sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT), serta menguji efektivitas layanan tersebut dalam menurunkan tingkat FoMO pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 7 siswa yang memiliki tingkat FoMO tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket FoMO, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji Wilcoxon dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat FoMO setelah pelaksanaan layanan konseling kelompok berbasis CBT. Temuan tersebut didukung oleh nilai signifikansi sebesar 0,018 (p < 0,05) serta nilai effect size sebesar 2,69 yang berada pada kategori sangat besar. Oleh karena itu, layanan konseling kelompok berbasis CBT terbukti efektif dalam menurunkan tingkat Fear of Missing Out pada siswa.
Copyrights © 2026