Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya kemampuan pemahaman membaca siswa kelas lll di SDN 10 Pamuruyan. Berdasarkan hasil observasi awal, siswa masih mengalami kesulitan mengidentifikasi ide utama, memahami isi bacaan, menjawab pertanyaan berdasarkan teks, serta menyimpulkan isi bacaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw berbasis deep learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Jigsaw berbasis deep learning terhadap peningkatan pemahaman membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian ini terdiri atas kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Jigsaw berbasis deep learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunkan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa terdapat peningkatan kemampuan pemahaman membaca siswa setelah diterapkan model pembelajaran Jigsaw berbasis deep learning. Siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta lebih mudah memahami isi bacaan. Hasilnya, model pembelajaran ini meningkatan pemahaman bacaan siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Jigsaw, Deep Learning, Pemahaman Membaca.
Copyrights © 2026