Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah wisatawan dan jumlah restoran/rumah makan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang tahun 2015–2025. Penelitian menggunakan data sekunder tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan laporan keuangan daerah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan transformasi logaritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien determinasi mencapai 95,7%, yang berarti variasi PAD sebagian besar dapat dijelaskan oleh jumlah wisatawan dan jumlah restoran. Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Secara parsial, jumlah restoran berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, sedangkan jumlah wisatawan berpengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan usaha kuliner dan fasilitas penunjang pariwisatamemiliki peran penting dalam meningkatkan PAD Kota Malang.
Copyrights © 2026