Ilmu hadis memainkan peran yang signifikan dalam mempertahankan keaslian ajaran Islam, salah satunya melalui penelitian sanad sebagai jalur periwayatan hadis. Sanad menjadi elemen kunci dalam menilai keabsahan suatu hadis, karena melalui sanad kita dapat mengenali kredibilitas para perawi serta kontinuitas transmisi riwayat dari Rasulullah SAW hingga ke generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi ilmu sanad dalam menetapkan keabsahan hadis sekaligus memahami bagaimana rantai periwayatan diterapkan dalam proses kritik hadis. Lingkup penelitian ini difokuskan pada kajian teoretis ilmu sanad dalam konteks ilmu hadis, khususnya yang berkaitan dengan metode penilaian perawi serta kesinambungan sanad. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu dengan mengeksplorasi berbagai sumber referensi klasik dan kontemporer yang relevan dengan ilmu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanad sangat penting untuk menentukan kualitas hadis. Hadis dinyatakan sahih jika sanadnya bersambung, perawinya adil dan dhabit, dan tidak mengandung kejanggalan (syadz) atau cacat tersembunyi (‘illat). Namun, hadis hasan atau dhaif dapat didegradasi jika sanadnya lemah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ilmu sanad merupakan dasar dari proses verifikasi hadis, karena hanya melalui sanadlah seseorang dapat secara ilmiah memverifikasi keotentikan hadis.
Copyrights © 2026