Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi literasi membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Selong, respons siswa, peran guru, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 45 siswa dan 2 guru Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui angket terbuka dan wawancara semiterstruktur, kemudian dianalisis melalui reduksi data, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dilakukan melalui membaca teks, merangkum, mencatat, berdiskusi, tanya jawab, menganalisis teks, presentasi, dan membuat karya sederhana. Siswa menilai membaca aktif, membaca berulang, membuat ringkasan, diskusi kelompok, Cornell notes, SQ3R, mind mapping, dan teknik Feynman membantu pemahaman bacaan. Namun, siswa mengharapkan kegiatan yang lebih bervariasi melalui permainan, kuis, video, media digital, teks kontekstual, kerja kelompok, lomba, dan publikasi karya. Guru mendukung literasi melalui bimbingan, penjelasan kosakata sulit, pemberian contoh, motivasi, serta kombinasi Project Based Learning dan Contextual Teaching and Learning. Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan membaca, siswa slow learner, kejenuhan, dan minat baca yang belum merata.
Copyrights © 2026