Bola tangan merupakan cabang olahraga yang menuntut kondisi fisik yang optimal karena karakteristik permainannya yang berlangsung dengan intensitas tinggi serta melibatkan kemampuan kecepatan, kelincahan, daya tahan, kekuatan, daya ledak, dan kelentukan. Oleh karena itu, evaluasi kondisi fisik diperlukan untuk mengetahui tingkat kesiapan atlet sebagai dasar penyusunan program latihan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik atlet bola tangan Kota Semarang dalam persiapan menghadapi PORPROV Jawa Tengah Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 28 atlet yang terdiri atas 14 atlet putra dan 14 atlet putri. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Sit and Reach Test, Vertical Jump Test, Push-up Test, Sit-up Test, Illinois Agility Test, sprint 30 meter, dan Multistage Fitness Test (MFT). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Seluruh komponen kondisi fisik yang meliputi kelentukan, daya ledak otot tungkai, kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa atlet bola tangan Kota Semarang telah memiliki kondisi fisik yang sangat baik sebagai modal dalam menghadapi PORPROV Jawa Tengah Tahun 2026. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar evaluasi dan penyusunan program latihan yang terarah, terukur, dan berbasis evidence-based training untuk mempertahankan serta meningkatkan performa atlet. Kata Kunci: Kondisi Fisik 1, Bola Tangan 2, Atlet 3
Copyrights © 2026