The rapid development of educational technology encourages teachers to use interactive digital media that suit students' characteristics and learning needs. Preliminary observation at SDN 1 Trenceng, Tulungagung Regency showed that science learning (IPAS) on Cultural Diversity and Local Wisdom of Tulungagung was still dominated by textbooks and lecturing, so that students were less active and enthusiastic. This study aimed to develop an interactive educational game using the Lumi application on this topic that meets the criteria of validity and practicality. The method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjects consisted of one media expert, one material expert, one fourth-grade teacher, and fourth-grade students of SDN 1 Trenceng, involving a small-group trial of four students and a field trial of sixteen students. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires, then analyzed descriptively and quantitatively. Results showed a media expert validation score of 92% (very valid), a material expert score of 82.5% (very valid), a teacher response of 92.5%, a small-group response of 81%, and a field-trial response of 90% (very practical). The developed interactive educational game is therefore valid and practical for use as a science (IPAS) learning medium on Cultural Diversity and Local Wisdom of Tulungagung for fourth-grade elementary students. Keywords: interactive learning media, educational game, Lumi application, science learning (IPAS), cultural diversity, local wisdom. ABSTRAK Perkembangan teknologi pendidikan mendorong guru untuk memanfaatkan media digital interaktif yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa. Observasi awal di SDN 1 Trenceng, Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal Tulungagung masih didominasi buku teks dan metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan antusias. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media interaktif game edukasi berbantuan aplikasi Lumi pada materi tersebut yang memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas satu ahli media, satu ahli materi, satu guru kelas IV, serta siswa kelas IV SDN 1 Trenceng dengan uji coba kelompok kecil sebanyak 4 siswa dan uji coba lapangan sebanyak 16 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media sebesar 92% (sangat valid), validasi ahli materi sebesar 82,5% (sangat valid), respon guru sebesar 92,5%, respon kelompok kecil sebesar 81%, dan respon uji lapangan sebesar 90% (sangat praktis). Dengan demikian, media interaktif game edukasi berbantuan aplikasi Lumi dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran IPAS materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal Tulungagung untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Kata Kunci: aplikasi Lumi, game edukasi, IPAS, kearifan lokal, keragaman budaya, media pembelajaran interaktif.
Copyrights © 2026