Perkembangan transformasi digital menuntut masyarakat memiliki budaya literasi digital yang memadai untuk memanfaatkan layanan publik berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan budaya literasi digital. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan manajemen strategis Fred R. David yang meliputi formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif berdasarkan tahapan manajemen strategis Fred R. David. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan telah sesuai dengan tahapan formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi. Strategi disusun secara sistematis dengan berlandaskan Rencana Strategis dan Rencana kerja, diimplementasikan melalui inovasi layanan digital, penguatan sumber daya manusia, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta dievaluasi melalui monitoring dan pengukuran kinerja. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sistem, pengelolaan perpustakaan yang belum optimal, rendahnya minat baca masyarakat, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerataan sarana dan prasarana, serta penguatan kolaborasi untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program literasi digital.
Copyrights © 2026