Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kebugaran jasmani siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tilatang Kamang Kabupaten Agam, yang terlihat dari siswa yang mudah lelah, kurang aktif bergerak, dan lebih sering duduk selama pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan berlangsung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kebugaran jasmani siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Populasi penelitian berjumlah 113 siswa, terdiri atas 56 siswa putra dan 57 siswa putri, dengan sampel sebanyak 28 siswa yang diambil menggunakan teknik proportional sampling sebesar 25% dari populasi. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase E untuk jenjang Sekolah Menengah Atas, yang meliputi enam komponen tes, yaitu koordinasi mata-tangan, waktu reaksi, kelincahan, daya ledak otot tungkai, daya tahan otot lengan dan bahu, serta daya tahan kardiorespirasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan teknik tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa secara umum berada pada kategori sedang dan kurang, masing-masing sebesar 39,29%, diikuti kategori baik sebesar 7,14% dan kategori kurang sekali sebesar 14,29%, sedangkan tidak ada siswa yang berada pada kategori baik sekali. Komponen daya tahan kardiorespirasi menunjukkan capaian terbaik, sementara komponen waktu reaksi dan daya tahan otot lengan-bahu masih tergolong rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tilatang Kamang, Kabupaten Agam secara keseluruhan belum berada pada kategori optimal.
Copyrights © 2026