Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya hasil belajar siswa kelas XI Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 4 Surabaya, ditandai dengan banyaknya siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas belajar, seperti proyektor yang tidak berfungsi optimal, laboratorium praktik yang terbatas, serta komputer yang belum memadai, di samping rendahnya kemandirian belajar siswa yang tercermin dari kurangnya inisiatif dalam mengerjakan tugas secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketersediaan fasilitas dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI Manajemen Perkantoran yang berjumlah 70 siswa, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert serta dokumentasi nilai Sumatif Tengah Semester (STS) dan Sumatif Akhir Semester (SAS), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, kemandirian belajar juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, dan kedua variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 4 Surabaya.
Copyrights © 2026