ABSTRAK.Pendahuluan. Penyebab Kematian ibu sampai saat ini masih tinggi yang dipengaruhi oleh keterlambatanmengenali tanda bahaya pada ibu hamil, terlambat mencapai dan mengambil keputusan ke fasilitas kesehatan,faktor usia, terlambat dalam penanganan kegawatdaruratan, keterbatasan taraf pendidikan pada ibu hamil danpengetahuan. Diperlukan pemeriksaan kehamilan dini yang merupakan langkah awal pemeriksaan kehamilanuntuk mengenali lebih awal adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang dapat terjadi selama kehamilan,dan memastikan kesehatan ibu dan janin. upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kesakitan dan kematianibu dan janin yang diberikan oleh tenaga kesehatan yaitu melalui Skrining promotif, preventif, kuratif danrehabilitatif. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui skrining kehamilanmeliputi pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan kadar Hb serta pendidikan kesehatan tentang anemia danKekurangan Energi Kalori (KEK) dan tanda bahaya dalam kehamilan. Metode penelitian adalah deskriptifdengan pendekatan cross-sectional dan partisipasi masyarakat untuk mendapatkan gambaran kesehatan danpengetahuan ibu hamil tentang anemia pada kehamilan dan KEK dan tanda bahaya ibu hamil. Sasaran adalahibu hamil sejumlah 34 orang, tempat kegiatan di desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembranapada tanggal September sd November 2021. Hasil pemeriksaan ibu hamil sebagian besar tidak anemia, ibuhamil (KEK) 2 orang dan Hipertensi 1 orang. Setelah dilakukan penyuluhan, pengetahuan tentang anemiabaik (50%), tanda bahaya dalam kehamilan baik (97%). Kesimpulan dan saran Skrining ibu hamil dapatmendeteksi secara dini kesehatan ibu dan bayi, mencegah dan memberikan penanganan awal sertamemberikan edukasi Promosi kesehatan dan memberi gambaran peningkatan pengetahuan ibu hamil. Kata kunci: ibu hamil, pengetahuan, screening
Copyrights © 2022