Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas sinyal Wi-Fi publik di Gedung UMUKA, sebuah bangunan akademik tiga lantai, guna memetakan cakupan spasial dan interferensi saluran frekuensi radio. Pengumpulan data dilakukan melalui metode active site survey menggunakan perangkat lunak NetSpot 5.1.0.705 dengan total 153 titik sampel yang terdistribusi dalam dua sesi pengujian (repeatability study) untuk memvalidasi konsistensi temporal parameter jaringan. Hasil pengujian mendeteksi keberadaan 23 Access Point (AP) yang beroperasi aktif. Analisis spasial menunjukkan Lantai 2 memiliki performa cakupan terbaik dengan RSSI rata-rata -41,6 dBm dan SNR 58 dB. Namun, variabilitas data menunjukkan nilai RSSI minimum di sudut ruangan menurun drastis hingga mencapai -75 dBm, di mana 14% area pada Lantai 1 berada di bawah ambang batas standar industri (>=-67 dBm untuk kategori cakupan baik). Temuan kritis mengungkap kepadatan spektrum ekstrem pada pita frekuensi 2,4 GHz, dengan 60,9% AP bertumpuk secara bersamaan pada Saluran 6, memicu Co-Channel Interference (CCI) parah dengan nilai Signal-to-Interference Ratio (SIR) terendah menyentuh 1,2 dB pada titik konflik utama. Studi pengulangan memvalidasi stabilitas daya pancar sebesar 26% AP (<=3 dBm), sementara mayoritas mengalami fluktuasi daya temporal sebesar 4-15 dBm akibat beban dinamis pengguna dan mekanisme Auto-RF. Penelitian ini merekomendasikan skema optimasi berdasarkan prioritas investasi biaya, dimulai dari konfigurasi ulang tata kelola saluran statis 1-6-11 bebas biaya perangkat keras, hingga opsi penambahan infrastruktur mikro-sel untuk area buta struktural beton.
Copyrights © 2026