Stres muncul tidak memandang usia. Stres yang berlarut larut pada orang lanjut usia (lansia) dapat menimbulkan berbagai gejal psikologis, diantaranya perasaan cemas, ketakutan, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, sukar makan dan sering mengalami gangguan tidur. Stres juga dapat menyebabkan kemunduran fisik bagi lansia. Stres pada lansia dapat diatasi dengan bebrapa cara, salah satunya dengan menggunakan terapi okupasi. Terapi okupasi adalah jenis alternatif non farmakologi yang mudah dilakukan, dan digunakan akan tetapi mempunyai manfaat besar untuk mengurangi stres. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi terhadap tingkat stres pada lansia. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi literature. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan data base google scholar. Hasil pencarian didapatkan 384 artukel sesuai dengan kata kunci yang telah ditentukan dan berdasarkan assesment kelayakan tereksklusi 113 artikel, sehingga didapatkan 3 artikel yang akan direview. Kesimpulan menjelaskan adanya pengaruh penerapan terapi okupasi dalam menurunkan tingkat stres lansia dimana lansia lebih rileks dan meningkatkan kemampuan kemandirian serta kesehatannya.
Copyrights © 2024