ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media sosial dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit diabetes mellitus (DM). Rumusan masalah yang diajukan adalah sejauh mana media sosial dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes, mempengaruhi perubahan perilaku, dan mengatasi tantangan dalam proses penyembuhannya. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan PRISMA, yang mencakup pencarian artikel melalui Google Scholar dengan queri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, terutama platform seperti TikTok, WhatsApp, dan Zoom, efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes. Namun, meskipun terdapat peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku yang nyata seperti kepatuhan terhadap pengobatan atau diet sehat, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan interaktif guna memperoleh dampak yang lebih nyata. Oleh karena itu, disarankan agar pihak terkait memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi pencegahan yang lebih komprehensif, yang mencakup konseling tatap muka, pengingat rutin, dan dukungan sosial yang berkelanjutan. Disamping itu, untuk meningkatkan efektivitas, kualitas konten, serta keterlibatan audiens dalam berintegrasi dengan media sosial diharapkan dapat lebih memperhatikan sisi edukasi. Kata kunci: media sosial, diabetes mellitus, pencegahan, pengelolaan, edukasi kesehatan
Copyrights © 2025