Penyakit diare adalah penyakit yang paling sering terjadi pada anak balita dengan disertai muntah dan mencret, penyakit diare apabila tidak segera diberi pertolongan pada anak dapat mengakibatkan dehidrasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan antara sanitasi dasar dan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat analitik dengan desain cross sectional. sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang sebanyak 76 responden yang ditentukan menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menyebarkan kuesioner dan menggunakan analisis kuantitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat Hubungan antara sarana air bersih dengan kejadian diare pada Balita nilai P Value 0,002 (P ≤ 0,05), selanjutnya terdapat hubungan yang bermakna sanitasi dasar jamban sehat dengan kejadian diare pada Balita nilai P Value 0,001 (P ≤ 0,05) dan terdapat hubungan yang bermakna juga antara Personal Hygiene ibu dengan kejadian diare pada Balita dengan nilai P Value 0,001 (P ≤ 0,05). Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sanitasi dasar dan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita di (desa wonosari, lewa jadi, tanjung pura dan purwosari). saran hasil dari penelitian ini diharapkan ibu lebih meningkatkan dan lebih memperhatikan tentang sarana air bersih, jamban dan meningkatkan personal hygiene.
Copyrights © 2026