Pelabuhan Dwikora adalah Pelabuhan utama yang berada di Provinsi Kalimantan Barat yang berfungsi untuk dilaksanakan kegiatan pelayanan KePelabuhan seperti kegiatan bongkar muat barang baik peti kemas maupun non-peti kemas. Pada tahun 2022 Terminal Kijing yang terletak di Mempawah mulai beroperasi guna membantu meningkatkan konektivitas dan memperluas aksebilitas ke wilayah Kalimantan Barat. Untuk mengetahui dampak tersebut, evaluasi terhadap produktivitas bongkar muat di Pelabuhan Dwikora Pontianak perlu dilakukan. Dalam penelitian ini menggunakan data bongkar muat, effective time dan berthing time tahun 2019-2022 dari Pelindo Regional II Pontianak. Proses pengolahan data digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan bantuan microsoft excel. Dari rumus B/S/H, T/S/H dan ET/BT Di dapatkan rata-rata B/S/H bongkar dan muat Tahun 2019-2022 adalah 164,855 B/S/H dan 161,50 B/S/H. Rata-rata T/S/H bongkar dan muat Tahun 2019-2022 sebesar 1.094,99 T/S/H dan 531,92 T/S/H serta ET/BT Tahun 2019-2022 sebesar 54 %. Standar kinerja produktivitas bongkar muat berdasarkan Dirjen perhub Tahun 2016 sebesar 24 B/S/H, 24 T/S/H dan 65 %. Hasil dari analisa produktivitas bongkar muat berdasarkan B/S/H, T/S/H Tahun 2019-2022 dinyatakan baik dan ET/BT Tahun 2019-2022 dinyatakan kurang baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu cuaca buruk, kinerja waktu alat bongkar muat, waktu operator atau buruh, dan waktu kapal di tambatan.
Copyrights © 2024