Pengelolaan sampah menjadi isu krusial karena kurangnya alat yang memadai, dengan kecelakaan kerja yang terus meningkat dalam industri ini. Menurut data dari ILO, terjadi 2,78 juta kematian akibat kecelakaan dan penyakit terkait pekerjaan pada tahun 2017, meningkat dari 2,33 juta pada tahun 2011. Di sektor pengelolaan sampah, pekerja menghadapi risiko cedera seperti patah tulang, kerusakan mata, dan masalah tulang belakang, dengan potensi bahaya berasal dari runtuhan area pembuangan, kebakaran, dan tersangkut dalam mesin pengolah. Penelitian ini bertujuan merancang sistem poka yoke otomatis pada mesin pencacah sampah untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di TPS3R. Metode yang digunakan mencakup perancangan dan pengujian sistem otomatisasi berbasis sensor untuk mencegah kesalahan kerja. Sistem ini menggunakan sensor proximity photoelectric dan proximity inductive untuk mendeteksi tangan serta logam yang masuk ke dalam mesin. Pengujian menunjukkan bahwa sensor photoelectric mendeteksi objek pada jarak 5-25 cm di ruang pencacah organik dan anorganik dengan tingkat keberhasilan 100%, sedangkan sensor inductive berhasil mendeteksi logam seperti obeng, plat besi, dan kaleng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan poka yoke otomatis mampu meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan kerusakan mesin akibat human error. Selain itu, sistem ini efektif dalam meningkatkan keselamatan operasional.
Copyrights © 2024