Lamanya waktu beton untuk mengeras, merupakan kelemahan material ini dibandingkan dengan material lainnya. Beton adalah bahan yang sering digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Terdapat bahan konstruksi alternatif dimana beton dapat mengalir melalui tulangan dan memenuhi seluruh ruang yang ada didalam cetakan secara padat tanpa ada bantuan pemadatan, yaitu beton SCC. Tujuan penelitian ini, pembuatan beton SCC memanfaatkan limbah industry sebagai filler bahan pengganti semen, yaitu Fly ash dan Silica fume. Dengan menggunakan perencanaan campuran American Concrete Instituted (ACI) dan standar EFNARC, pembuatan beton berjumlah 3 silinder ukuran 30 cm x 15 cm serta dengan rancangan penambahan fly ash(2%), silica fume(9%) di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta, penambahan ini dapat menghasilkan kuat tekan 24 MPa dalam waktu 1 hari melebihi kuat tekan yang disyaratkan serta dapat mengurangi prosentase dampak terhadap lingkungan dibandingkan dengan beton konvensional sebesar; semen (50,96%), fly ash (100%), silica fume (100%). Hasil penelitian ini mampu mengurangi dampak terhadap sosial seperti, membantu pada konstruksi yang urgen seperti jalan, mengurangi efek kebisingan, dan tentunya juga mengurangi cost proyek. Pengeluaran untuk membuat beton SCC dengan fly ash dan silica fume terhitung cukup ekonomis yaitu sebesar Rp. 1.624.517,25/m³. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi inovasi beton sustainable, mudah, cepat, efisien serta ekonomis namun juga bermutu tinggi.
Copyrights © 2024