Masyarakat Jeruju Besar memiliki lahan perkebunan buah kelapa sebesar 2000 hektar. Masyarakat sekitar memanfaatkan buah kelapa dengan dijual atau dijadikan kopra untuk meningkatkan perekonomian di pesisir. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan sebagai inovasi dalam pengolahan minyak kelapa yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Adapun tujuannya adalah mengevaluasi pengaruh variasi suhu (85°C, 90°C, dan 97°C) dalam pengolahan minyak kelapa terhadap kualitas VCO (Virgin Coconut Oil), yang meliputi asam lemak bebas, kadar air, bilangan peroksida, bilangan asam, dan bilangan penyabunan. Metode yang digunakan adalah pemanasan, dan hasilnya dianalisis oleh Laboratorium Penguji Balai Standardisasi dan Jasa Industri Pontianak. Analisis menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi standar SNI 7709:2019. Hasil terbaik ditemukan pada suhu 85°C, dengan nilai kadar air 0,157%, bilangan peroksida 1,00 meq/Kg, asam lemak bebas (FFA) 0,192%, bilangan asam 0,364 mg KOH/g minyak, dan bilangan penyabunan 174 KOH/g minyak. Hasil variabel penelitian ini untuk mengetahui kandungan minyak kelapa yang dihasilkan dengan metode pemanasan sehingga dapat memberikan alternatif metode pembuatan VCO yang lebih sederhana dan dapat diterapkan oleh berbagai kalangan masyarakat. Sehingga memudahkan masyarakat pesisir dalam pengolahan minyak kelapa dan meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Copyrights © 2025