Bawang hitam merupakan produk olahan dari bawang putih yang memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai jual yang tinggi. Proses pembuatan bawang hitam memerlukan kondisi suhu, kelembapan, dan berat yang tepat untuk mencapai kualitas yang optimal. Namun, banyak petani yang masih menggunakan metode konvensional dalam proses fermentasi, yang sering kali mengakibatkan hasil yang tidak konsisten dan kurang efisien. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat memantau parameter-parameter tersebut secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat monitoring suhu, kelembapan, dan berat pada proses pembuatan bawang hitam berbasis Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan mikrokontroler Arduino dan ESP32, sistem ini dapat mengumpulkan data dari sensor NTC Thermistor, DHT22, dan Load Cell, serta mengirimkan informasi tersebut ke database Firebase untuk pemantauan secara real-time. Aplikasi yang dikembangkan menggunakan MIT App Inventor memungkinkan pengguna untuk memantau kondisi fermentasi dari jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dirancang dapat berfungsi dengan baik, dengan tingkat akurasi sensor mencapai 98,8% untuk suhu, 97,2% untuk kelembapan, dan 96,06% untuk berat. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses pembuatan bawang hitam dapat dilakukan dengan lebih efisien dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.
Copyrights © 2025