Paving block merupakan salah satu material konstruksi yang umum digunakan untuk perkerasan jalan dan area pejalan kaki. Kualitas paving block sangat dipengaruhi oleh komposisi material penyusunnya, termasuk penggunaan zat aditif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat mekanik paving block yang menggunakan zat aditif Bestmittel dengan paving block tanpa zat aditif. Uji yang dilakukan meliputi uji kuat tekan, keausan dan porositas sesuai dengan standar SNI. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dengan variasi campuran beton menggunakan Bestmittel dan tanpa Bestmittel, serta pengujian pada umur beton 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan zat aditif Bestmittel meningkatkan kuat tekan paving block secara signifikan dibandingkan dengan paving block tanpa zat aditif. Selain itu, paving block dengan Bestmittel menunjukkan tingkat penyerapan air yang lebih rendah, yang menandakan peningkatan kerapatan dan durabilitas material. Dengan demikian, penggunaan Bestmittel sebagai zat aditif dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas mekanik paving block.
Copyrights © 2025