Secara klimatalogi, kondisi lokasi penelitian mengalami intensitas hujan yang cukup tinggi.Sementara itu kondisi morfologi lokasi penelitian berada pada geomorfologi daerah Hambalang yang terbentuk dari perbukitan karst curam. kondisi ini memunculkan permasalahan kekeringan dan kelangkaan air tawar permukaan, yang menjadi syarat utama dalam pembangunan berkelanjutan. Walaupun sering turun hujan, sungai di kawasan ini relatif kering dan groundwater pada kawasan ini sulit ditemukan. Lokasi penelitian kali ini berada pada kawasan kampus Universitas Pertahanan, melihat dan mengamati bagaimana pemenuhan air untuk keperluan kadet (sebutan mahasiswa Universitas Pertahanan), selain untuk operasional kampus, juga untuk 4 lokasi mess yang berbeda beda. Untuk mengatasi permasalah tersebut Sebagai langkah dari menjaga ketahanan air maka penulis menyarankan untuk dibangun suatu tampungan air yakni Water Treatment Planning (WTP) baru yang akan berfungsi menampung air dan sebagai transit reservoir dari transmisi perpipaan kawasan. Pada penelitian ini juga penulis menemukan 2 sumber mata air baru yang selanjutnya juga dikembangkan menjadi salah satu sarana dan prasarana dalam penyediaan air bersih, yakni melalui sistem perpipaan yang baik, sehingga perencanaan jalur transmisi yang efisien sangatlah diperlukan. Dengan karakteristik curah hujan yang tinggi, pada kondisi Geomorfologi Karst perlu direncanakan Desain dan Model sistem pengendalian ketersediaan dan pengelolaan air bersih yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025