Pertumbuhan sektor perhotelan di Kota Medan menghadirkan tantangan besar terkait konsumsi energi, terutama untuk pendinginan dan pencahayaan akibat iklim tropis lembap. Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip arsitektur surya pasif pada The Aston Inn Hotel Medan dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengguna, analisis dokumen desain, serta pengukuran kondisi lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa strategi surya pasif yang diterapkan meliputi orientasi bangunan utara–selatan, penggunaan shading devices, ventilasi silang, material reflektif, serta integrasi vegetasi. Penerapan strategi tersebut terbukti menurunkan beban pendinginan hingga 20–25%, mengurangi penggunaan pencahayaan buatan lebih dari 30% di siang hari, serta meningkatkan kenyamanan termal ruang publik maupun kamar. Perbandingan dengan studi hotel tropis lainnya memperlihatkan konsistensi efektivitas desain pasif dalam menekan konsumsi energi hingga 30%. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur surya pasif bukan hanya solusi desain berkelanjutan, tetapi juga strategi manajemen energi jangka panjang yang relevan bagi sektor perhotelan di kawasan tropis.
Copyrights © 2025