Ruas Jalan Salaonro-Pompanua, dengan panjang total 22.2 km, telah mengalami berbagai kerusakan akibat faktor-faktor seperti beban kendaraan yang berlebih, campuran aspal yang tidak sesuai spesifikasi, serta pemadatan yang kurang maksimal. Selain itu, kualitas material lapis pondasi yang rendah dan kurangnya daya dukung tanah dasar turut memperburuk kondisi jalan. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kelancaran transportasi tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan faktor keamanan / safety factor (SF) tanah dasar dan stabilitas lereng bukit timbunan yang direncanakan sebagai pusat evakuasi.Analisis dilakukan menggunakan software software GeoSlope/W 2012 dengan metode irisan (Morgenstern-Price, Ordinary, Bishop, Janbu Spencer). GeoSlope/W 2012 memberikan nilai SF yang bervariasi: Morgenstern-Price (1,762), Ordinary (1,685), Spencer (1,767), Janbu (1,647), dan Bishop (1,763).
Copyrights © 2025