Pembangunan Jalan Tol Palembang–Indralaya memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas wilayah, serta mendukung efisiensi distribusi logistik. Namun, tantangan utama dalam proyek ini adalah kondisi tanah lunak di beberapa area, khususnya di wilayah rawa seperti Desa Sribanding, Kecamatan Pemulutan Barat. Untuk memastikan keamanan lereng, penelitian ini menganalisis stabilitas lereng menggunakan perangkat lunak SLOPE/W dengan berbagai metode perhitungan, termasuk Morgenstern-Price, Spencer, Bishop, Janbu, dan Ordinary. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keamanan (SF) lereng mencapai nilai ≥ 1,25, yang menandakan bahwa lereng dalam kondisi stabil dan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai karakteristik geoteknik lokasi serta efektivitas metode perbaikan tanah dan penguatan lereng. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam perencanaan dan pengelolaan proyek infrastruktur serupa di masa depan. Pemantauan rutin tetap diperlukan untuk memastikan stabilitas lereng jangka panjang terhadap faktor eksternal seperti peningkatan beban, curah hujan tinggi, dan aliran air bawah tanah.
Copyrights © 2025