Bendungan urugan tanah memiliki potensi mengalami kerusakan yang dapat disebabkan oleh deformasi lateral pada tubuh bendungan. Oleh karena itu, diperlukan metode pemantauan yang akurat dan sistematis untuk memantau pergerakan tersebut. Penelitian ini meninjau efektivitas penggunaan instrumentasi inclinometer system sebagai alat pantau pergerakan horizontal struktur tubuh bendungan pada Proyek Pembangunan Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar. Data penelitian diperoleh melalui monitoring rutin pada empat titik inclinometer (ITS.1, ITS.2, ITS.3 dan ITS.4) selama periode Januari 2024 hingga Desember 2024.Hasil monitoring perangkat inclinometer system berupa koordinat untuk setiap kedalaman dengan kelipatan 0.5 meter, diolah dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola pergerakan, besaran, dan arahnya dengan menerapkan perhitungan manual menerapkan rumus yang terdapat pada Lampiran B.2 SNI 3404:2008. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa terjadi pergerakan horizontal pada keempat titik instrumentasi, dengan besaran pergerakan yang mayoritas masih kecil, yaitu di bawah 11 milimeter, terbukti dengan belum terjadi perubahan struktur tubuh bendungan yang terlihat secara visual. Pergerakan dominan terjadi pada kedalaman tertentu dan dipengaruhi oleh faktor-faktor geoteknik dan konstruksi. Penelitian ini membuktikan bahwa inclinometer system merupakan alat yang efektif dan andal untuk memantau perilaku deformasi horizontal bendungan, memberikan informasi kritis untuk memastikan keamanan dan stabilitas struktur bendungan.
Copyrights © 2025