Pelabuhan memegang peran vital bagi perekonomian, namun seringkali menghadapi tantangan terkait keselamatan infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko defisiensi keselamatan jalan di area container yard sebuah perusahaan terminal petikemas untuk menentukan prioritas penanganan. Metode penelitian menggunakan Inspeksi Keselamatan Jalan dengan analisis risiko kuantitatif yang mengalikan nilai Peluang penyimpangan dari standar dengan nilai Dampak potensi keparahan kecelakaan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa aspek geometri jalan, seperti lebar jalan utama, jalur penumpukan, dan area belok, telah sepenuhnya memenuhi standar keselamatan sehingga dikategorikan berisiko Sangat Rendah. Namun, defisiensi signifikan ditemukan pada aspek lainnya. Ketiadaan total marka jalan di seluruh persimpangan, kekurangan rambu, serta defisiensi parah pada penandaan dan segregasi jalur pejalan kaki menghasilkan tingkat risiko Kritis. Kerusakan permukaan jalan akibat amblesan dan material yang tidak seragam di beberapa titik juga menciptakan risiko Tinggi. Kesimpulannya, analisis ini mengidentifikasi berbagai defisiensi yang memerlukan respon aktif. Defisiensi dengan kategori Kritis memerlukan penanganan segera, sementara kategori Tinggi memerlukan perbaikan terjadwal untuk meningkatkan keselamatan operasional.
Copyrights © 2025