Di era digital saat ini, perlindungan hak cipta terhadap media digital menjadi sangat esensial. Salah satu pendekatan yang telah dikembangkan adalah teknik watermarking digital. Metode ini memungkinkan penyisipan informasi ke dalam citra digital tanpa memengaruhi kualitas visualnya. Penelitian ini mengimplementasikan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dengan memanfaatkan perangkat lunak simulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menanamkan tanda air dalam bentuk tekstual dalam gambar digital. Gambar digital menunjukkan kerentanan penting terhadap reproduksi dan distribusi yang tidak sah. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan metodologi perlindungan data yang tidak hanya tersembunyi tetapi juga menunjukkan ketahanan terhadap berbagai bentuk serangan. Penelitian ini menggunakan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) untuk memecah gambar menjadi empat bagian frekuensi yang berbeda, yaitu LL (Low-Low), LH (Low-High), HL (High-Low), dan HH (High-High). Selanjutnya, tanda air (watermark) disisipkan ke dalam masing-masing sub-band ini. Berdasarkan semua penelitian, tanda air diterapkan secara efektif dengan ambang batas kemanjuran yang sangat tinggi, terutama pada sub-band LH dan HL. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode Transform Wavelet Discrete sangat efektif dalam menetapkan identitas gambar digital sambil meningkatkan kualitas visual gambar.
Copyrights © 2025