Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan di ruas tol utama Jakarta-Jawa Barat-Jawa Tengah, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jalan tol ini menggunakan metode perkerasan kaku (rigid pavement), yang dipilih karena ketahanannya terhadap beban lalu lintas berat dan umur perencanaan yang lebih panjang dibandingkan dengan metode perkerasan lentur. Perkerasan kaku adalah metode perkerasan jalan yang menggunakan beton semen Portland (PCC) dengan ketahanan tinggi, yang banyak diterapkan pada proyek jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pelaksanaan perkerasan kaku pada Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A. Tahapan pelaksanaan yang diamati meliputi pekerjaan persiapan, yang mencakup mobilisasi sumber daya, pengukuran/surveying, dan pembersihan lahan; pekerjaan tanah dasar untuk memastikan kestabilan dan daya dukung tanah; pekerjaan lapis fondasi dasar, yang terdiri dari capping layer dan drainage layer, untuk meningkatkan kekuatan dan stabilitas struktur jalan; pekerjaan lean concrete sebagai lantai kerja; dan pekerjaan perkerasan kaku seperti penulangan dan pengecoran beton; serta pekerjaan finishing, seperti grooving, cutting, dan penggunaan joint sealant untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pelaksanaan seluruh tahapan telah dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku, memastikan kualitas dan ketahanan jalan tol yang optimal.
Copyrights © 2025