Ancaman serangan siber menjadi tantangan utama dalam menjaga keamanan jaringan komunikasi modern. Firewall generasi terbaru seperti Sangfor NGAF menyediakan fitur temporary blacklist yang berfungsi memblokir sementara alamat IP atau sumber serangan secara otomatis berdasarkan deteksi pola perilaku mencurigakan. Penelitian ini mengkaji implementasi fitur temporary blacklist dalam mitigasi serangan siber seperti brute force, DDoS ringan, dan injeksi web melalui analisis data log sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur ini efektif mengurangi frekuensi serangan hingga 80% pada beberapa jenis serangan, serta mempercepat waktu respons pemblokiran menjadi kurang dari 1 menit. Implementasi fitur ini memperkuat perlindungan jaringan secara adaptif tanpa mengganggu akses pengguna sah secara permanen, sehingga memberikan kontribusi signifikan dalam proteksi sistem keamanan jaringan modern.
Copyrights © 2025