Air minum yang aman merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas lingkungan. Namun, seiring meningkatnya aktivitas pertanian dan pembuangan limbah domestik, kualitas sumber air minum berisiko tercemar oleh senyawa kimia seperti nitrit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrit pada air minum isi ulang menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Metode penelitian melibatkan pengujian laboratorium terhadap enam sampel air minum, dengan prosedur yang mencakup preparasi sampel, penambahan reagen nitrit, dan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memiliki kadar nitrit berkisar antara 0,01 hingga 0,06 mg/L, yang berada di bawah ambang batas baku mutu sebesar 3 mg/L menurut Permenkes RI No. 2 Tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air minum isi ulang yang diuji masih dalam batas aman sesuai standar kadar nitrit. Dengan demikian, seluruh sampel yang dianalisis dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, pemantauan kualitas air secara berkala tetap diperlukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi pencemaran di masa mendatang.
Copyrights © 2026