Industri pengolahan tembakau menghasilkan air limbah dengan karakteristik kompleks yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah secara memadai. Sebuah koperasi karyawan yang dalam penelitian ini disamarkan dengan nama Koperasi X mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah limbah cair dari proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja IPAL Koperasi X berdasarkan parameter pH dan Total Suspended Solids (TSS) pada outlet, serta membandingkannya dengan baku mutu Permen LHK No. 68 Tahun 2016 dan Pergub Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan analisis data sekunder periode Januari–Juni 2025. Pengukuran dilakukan pada titik outlet setelah air limbah melewati unit equalization, sedimentasi, biologis anaerob–aerob, filtrasi konvensional (downflow), dan bak penampung akhir. Data dianalisis dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap baku mutu yang berlaku. Hasil menunjukkan nilai pH berkisar 7,5–7,6, memenuhi baku mutu 6–9. Konsentrasi TSS berkisar 18–29 mg/L, berada di bawah ambang batas nasional (≤30 mg/L) maupun daerah (≤50 mg/L). Hal ini menunjukkan IPAL Koperasi X efektif menurunkan beban pencemar dengan efisiensi penyisihan TSS >85%. Stabilitas pH mengindikasikan proses biologis berjalan optimal, sedangkan rendahnya TSS menunjukkan kinerja baik unit sedimentasi dan filtrasi.
Copyrights © 2026