Air limbah yang dihasilkan dari aktivitas industri berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Salah satu parameter penting dalam menilai kualitas air limbah adalah Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) yang menunjukkan tingkat pencemaran bahan organik. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kadar BOD dan COD pada air limbah serta mengevaluasi efektivitas proses pengolahan limbah dalam menurunkan kandungan pencemar agar sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel pada inlet dan outlet, kemudian dilakukan pengujian laboratorium terhadap parameter BOD dan COD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar BOD dan COD setelah proses pengolahan, di mana nilai pada outlet cenderung lebih rendah dibandingkan inlet dan sebagian besar telah memenuhi baku mutu yang berlaku. Dengan demikian, proses pengolahan limbah menunjukkan efektivitas yang cukup baik dalam menurunkan beban pencemar, meskipun masih diperlukan upaya optimalisasi untuk meningkatkan kinerja pengolahan.
Copyrights © 2026